Advertise

Kamis, 23 Agustus 2012

Case Study Fisika


Case Study

Bagaimana meningkatkan mengaktifkan belajar siswa”
Oleh Sulasminingsih


Pelajaran fisika adalah pelajaran yang kurang disukai siswa dengan berbagai alasan siswa mengatakan bahwa pelajaran fisika membosankan dan menyita pikiran. Pada saat itu saya menyampaikan pembelajaran tentang gaya, sedangkan konsep yang tercantum dalam RPP adalah gaya sentuh dan tak sentuh.
Kompetensi dasarnya : jenis gaya, penjumlahan gaya dan pengaruh suatu benda yang di kenali gaya.
Konsep ini saya ajarkan di kelas VIII-G pada hari jum’at 16 Oktober 2009, jam ke 4-5 dengan menggunakan pendekatan kontekstual, siswa dibagi dalam kelompok dan tiap kelompok terdiri dari 5 orang yang merupakan kelompok heterogen.
Apersepsi saya sampaikan dalam waktu 10 menit, kemudian ada beberapa siswa yang mulai mencoba mendorong bukunya yang ada di atas meja, lalu saya mulai menjelaskan tentang pengertian gaya dan jenis gaya. Penjelasan berlanjut pada alat eksperimen yang ada ( dalam hal ini menggunakan meja). Lalu saya perhatikan ada siswa yang mengikuti penejlasan dengan baik ada juga siswa yang tidak mengikuti penjelasan tersebut. Selanjutnya tiap kelompok melakukan eksperimen tentang gaya sesuai petunjuk yang ada dilembar kegiatan siswa.
Sambil berkeliling membimbing kegiatan yang dilakukan siswa kelompok demi kelompok. Saya perhatikan dan saya merasa bahwa pembelajaran hari ini cukup berhasil karena anak merasa senang dan sungguh-sungguh dalam melaksanakan kegiatan sesuai petunjuk di lembar kegiatan siswa.
Setelah kagiatan berakhir saya mulai masuk ke tahap perumusan kesimpulan. Di tahap perumusan kesimpulan inilah anak mulai kesulitan. Kemudian saya langsung memberi penjelasan. Sayangnya penjelasn itu tidak menimbulkan interaksi siswa dengan guru, informasi banyak bersumber dari guru sehingga gurulah yang mendominasi pembicaraan. Siswa hanya mendengarkan informasi dari guru sehingga tidak sedikit siswa merasa jenuh. Kemudian saya mulai meminta kembali perhatian siswa, banyak siswa yang diam. Lalu saya mencoba menyuruh salah satu dari mereka untuk menjawab pertanyaan di lembar kegiatan, tetapi mereka menjawab tidak bisa.
Akhirnya pertanyaan itu saya lempar ke siswa yang lain dan di jawab dengan benar meskipun banyak siswa yang menjawab salah, dan ada beberapa soal yang saya jawab sendiri karena tidak saya temukan jawaban yang benar dari siswa. Penjelasan saya akhiri dengan menulis kesimpulan.
Meskipun upaya untuk membuat siswa mengerti, dengan berkeliling membimbing siswa, dan memberi penjelasan kepada siswa, tetapi tetap saja sia-sia. karena justru motivasi yang muncul sangat tinggi dan kegiatan elaborasi menurun di akhir pembelajaran. Mengapa yang tidak bisa menumbuhkan keaktifan belajar siswa ? dan apa yang harus saya perbaiki atau saya ubah dalam proses pembelajaran ini?

0 komentar

Poskan Komentar