Advertise

Loading...

Jumat, 24 Agustus 2012

PTK Tata Busana SMK



LAPORAN PENELITIAN
  

UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMBUATAN POLA TEKNIK KONSTRUKSI DENGAN CREATIVE PRODUCTIVE LEARNING  DI KELAS XI PROGRAM TATA BUSANA


BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Keterampilan pemahaman terhadap suatu bahan ajar memiliki peran yang sangat penting bagi siswa dalam mengikuti pendidikan di berbagai jenjang dan jenis sekolah. Keterampilan ini merupakan  keterampilan dasar bagi siswa yang harus mereka kuasai agar dapat mengikuti kegiatan dalam proses pendidikan dan pembelajaran. Keberhasilan siswa dalam mengikuti pelajaran sangat dipengaruhi oleh keterampilannya dalam menguasai suatu bahan ajar.
Tujuan pembelajaran pada dasarnya adalah siswa mampu memahami isi atau pesan-pesan komunikasi yang ingin disampaikan penulis dalam media bahasa tulis yang dibacanya dengan cermat, tepat, dan cepat secara kritis dan kreatif. Kecermatan dan ketepatan dalam memahami pesan komunikasi itu sangat penting agar dapat dicapai pemahaman terhadap pesan komunikasi tersebut.
Mengingat pemahaman bahan ajar sangat penting dalam kegiatan pengajaran, maka keterampilan pemahaman  terhadap suatu bahan ajar perlu ditingkatkan karena memiliki peran yang sangat penting dalam hidup seseorang terutama dalam memahami informasi yang penting yang tertuang dalam bahan ajar. Namun, memahami suatu bahan ajar merupakan hal yang tidak mudah dilakukan oleh siswa.
Dari hasil pengamatan peneliti, diketahui bahwa masih banyak siswa yang belum mampu membuat pola teknik konstruksi dengan baik dan benar. Keadaan ini mengakibatkan tidak efektifnya kegiatan pembelajaran. Siswa mengalami hambatan dalam membuat pola teknik konstruksi. Kenyataan ini terlihat dalam proses pembelajaran program tata busana di kelas XI SMK Negeri 3 Pati yang hanya berorientasi pada teori dan pengetahuan semata sehingga kemampuan siswa membuat pola teknik konstruksi siswa di kelas XI SMK Negeri 3 Pati masih rendah. Rendahnya kemampuan membuat pola teknik konstruksi terjadi karena rendahnya minat siswa dalam pembelajaran program tata busana khususnya materi membuat pola teknik konstruksi. Faktor lain yang mempengaruhi rendahnya keterampilan siswa adalah kurang efektifnya metode dan teknik yang digunakan guru dalam pembelajaran. Dalam pembelajaran tata busana, guru lebih cenderung menggunakan metode ceramah. Model ceramah ini kurang memberikan hasil yang maksimal, sebaliknya justru membuat siswa merasa jenuh, motivasi siswa menjadi rendah dan nilai yang diporoleh kurang maksimal. Di lain pihak guru belum berusaha secara maksimal untuk mengubah situasi pembelajaran ke arah yang lebih kondusif, misalnya mencoba menggunakan metode tertentu sehingga siswa tertarik menjadi lebih aktif dan mampu meningkatkan keterampilan siswa dalam memahami pelajaran tata busana. Untuk itu, seorang guru membutuhkan sebuah metode yang tepat dan efektif dalam mengoptimalkan keterampilan siswa dalam pengajaran tata busana.
Pembelajaran Tata Busana mencoba menerapkan pembelajaran produktif kreatif (creative productive learning). Model pembelajaran ini dimaksudkan agar siswa mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan menantang siswa untuk menghasilkan sesuatu yang kreatif sebagai pencerminan pemahaman terhadap masalah atau topik yang sedang dikaji.
Berdasarkan uraian di atas, penggunaan model pembelajaran kreatif produktif dalam upaya meningkatkan kemampuan siswa dalam menggambar busana sangat menarik untuk diteliti. Oleh sebab itu, peneliti melakukan penelitian tindakan kelas dengan judul : “Upaya Peningkatan Kemampuan Pembuatan Pola Teknik Konstruksi  dengan Creative Productive Learning  di Kelas XI Program Tata Busana SMK Negeri 3 Pati”.

B.     Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang seperti tersebut di atas, dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut :
1.      Bagaimanakah peningkatan kemampuan pembuatan pola teknik konstruksi dengan creative productive Learning di kelas XI Program Tata Busana SMK Negeri 3 Pati ?.
2.      Bagaimanakah perubahan perilaku siswa kelas XI Program Tata Busana SMK Negeri 3 Pati setelah mengikuti pembelajaran  pembuatan pola teknik konstruksi dengan creative productive Learning ?.

C.     Tujuan
Mengacu pada rumusan masalah di atas, tujuan yang hendak dicapai melalui penelitian  ini adalah :


1.       Umum
Untuk meningkatkan hasil pembelajaran pembuatan pola teknik konstruksi dengan metode creative productive Learning.
2.       Khusus
a.       Untuk mengetahui penyebab rendahnya prestasi dan minat siswa dalam pembelajaran pembuatan pola teknik konstruksi di Kelas XI Program Tata Busana SMK Negeri 3 Pati.
b.       Untuk meningkatkan prestasi dan minat siswa dalam pembelajaran pembuatan pola teknik konstruksi di Kelas XI Program Tata Busana SMK Negeri 3 Pati.
c.       Mendiskripsikan perubahan perilaku siswa Kelas XI Program Tata Busana SMK Negeri 3 Pati setelah mengikuti pembelajaran  pembuatan pola teknik konstruksi dengan metode creative productive Learning.

D.     Manfaat
Penilitian Tindakan Kelas ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar kepada :
1.     Bagi Siswa :
a.       Kemampuan siswa dalam membuat pola teknik konstruksi semakin baik dan semakin meningkat hasilnya.
b.       Menambah kreatifitas siswa dalam penggunaan pola teknik konstruksi sehingga kemampuan siswa menjadi semakin meningkat.
c.       Meningkatkan rasa percaya diri sekaligus meningkatkan motivasi siswa dalam belajar pola teknik konstruksi.
2.     Bagi Guru :
a.       Meningkatkan kreatifitas guru dalam proses pembelajaran.
b.       Meningkatkan mutu proses dan hasil pembelajaran.
c.       Menambah wawasan guru dalam memilih dan mengunakan media yang tepat dalam pembelajaran.
3.     Bagi Sekolah :
a.       Meningkatkan kinerja guru secara profesional.
b.      Meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah.
Meningkatkan upaya pemecahan masalah pembelajaran di sekolah

0 komentar

Poskan Komentar