Advertise

Sabtu, 18 Januari 2014

TUGAS PROBLEMATIKA IPA PASCASARJANA UNIPA SURABAYA PROG. KONSENTRASI IPA

TUGAS PROBLEMATIKA 1 Anda diminta untuk mengerjakan tugas berikut dengan cara melakukan analisis secara kritis dan tajam terhadap permasalahan pembelajaran IPA yang sering muncul pada saat guru berinteraksi di depan kelas. Berikut ada 5 (lima) kasus pembelajaran IPA dan silahkan untuk dijawab/dianalisis 1. Selain tidak memiliki kecakapan hidup (life skill), minat, dan prestasi belajar anak Indonesia di bidang sains (biologi) masih belum menggembirakan dan memuaskan. Padahal, kehidupan yang akan datang sangat tergantung pada temuan-temuan dalam bidang sains (biologi), tetapi sangat disayangkan masih cukup banyak siswa kita yang kurang berminat dengan mata pelajaran biologi, mereka lebih cenderung menghafal daripada memahaminya. Jelaskan alasannya mengapa ? dan bagaimana cara mengatasi hal tersebut ? (lakukan analisis-sintesis terhadap kasus tersebut, berikan contohnya) 2. Pembelajaran IPA adalah melakukan transfer “Knowledge” dari guru kepada peserta didik, meliputi tiga aspek yakni kognitif, afektif dan psikomotorik. Dalam kenyataannya menunjukkan bahwa pembelajaran IPA sering tidak tuntas (nilai ketuntasan masih rendah). Ada banyak factor yang berpengaruh terhadap keberhasilan pembelajaran IPA tersebut agar nilai ketuntasan tinggi. Anda diminta untuk melakukan analisis dan sintesis mengapa masih banyak guru IPA yang belum berhasil mencapai nilai tuntas tinggi (>85%) dan bagaimana langkah-langkah yang seharusnya dilakukan. Anda boleh melakukan analisis dengan studi kasus di sekolah tertentu sebagai pendekatan riil ? 3. Kurikulum 2013 mengamanatkan pendekatan ilmiah (scientific approach) dalam pembelajaran untuk semua jenjang pendidikan. Pendekatan ilmiah dalam pembelajaran meliputi : mengamati, menanya, mencoba, menalar, menyaji, dan mencipta. Untuk memperkuat pendekatan ilmiah dalam pembelajaran perlu menerapkan model pembelajaran berbasis riset. Anda diminta untuk melakukan analisis-sintesis apa yang dimaksud pendekatan ilmiah tersebut? Mengapa dikaitkan dengan implementasi model pembelajaran berbasis riset? Akan lebih baik jika anda memberikan pula contoh konkrit terhadap implementasi persoalan di atas ? 4. Keberhasilan pembelajaran IPA di tingkat sekolah menengah sangat dipengaruhi banyak factor, diantaranya: kompetensi SDM, media pembelajaran, metode pembelajaran, factor anak didik, sarana dan sumber pembelajaran dan factor kurikulum, dan factor lingkungan lainnya. Pertanyaan: (a) Mengapa kompetensi guru sangat penting dan memegang peranan utama? Menurut analisis anda dimana lertak pentingnya kompetensi guru pengajar tersebut? Apakah ada hubungan kompetensi guru dengan linieritas latar belakang pendidikannya? (b) lakukan analisis-sintesis keterkaitan masing-masing factor tersebut terhadap tingkat keberhasilan pemeblajaran IPA, anda boleh membahas dengan memberikan studi kasus atau contoh riil di lapngan. 5. Secara filosofis kemunculan pembelajaran IPA dipengaruhi oleh beberapa aliran, salah satunya adalah konstruktivisme, yang beranggapan bahwa pengalaman langsung siswa adalah kunci dalam pembelajaran. Dengan kata lain, aliran konstruktivisme mengatakan bahwa pengetahuan, keterampilan dan perilaku seseorang diperoleh dari pembentukan (konstruksi) hal-hal tersebut melalui interaksi dengan obyek itu sendiri atau melalui pengalaman langsung. Coba jelaskan hal tersebut dalam implementasinya untuk pelaran biologi, fisika dan kimia? Lakukan analisis-sintesis sehingga model konstruktivisme ini amat cocok untuk diterapkan dalam pembelajaran IPA. COVER KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TAABEL DAFTAR GAMBAR PENDAHULUAN (LATAR BELAKANG, TUJUAN PENULISAN, MANFAAT) PERMASALAHAN, METODE PENULISAN email : silo.uwk@gmail.com cc silo_uwk@yahoo.com

0 komentar

Poskan Komentar